| Diduga Sengaja Direkam
Adegan mesum dua siswa SMA favorit di Indramayu, Ja (17) dan LF (16) yang banyak tersebar di handphone (HP), masih menjadi bahan perbincangan hangat. Berdasarkan sejumlah informasi yang diperoleh Radar, kedua “pemeran utama” adegan mesum itu ternyata telah lama kabur dari Indramayu.
Ja (17), siswa SMAN 1 Indramayu dikabarkan telah pindah sekolah ke Subang sekitar sebulan lalu, atau sebelum kasus adegan mesum ini mencuat. Diduga saat itu kelakuan Ja sudah tercium, sehingga segera dipindahkan agar tidak mencemarkan nama sekolah. Sayangnya koran ini tidak bisa bertemu langsung dengan Kepala SMAN 1 Sindang Dra Hj Sulastri, karena tengah sibuk dengan tugas-tugasnya. Namun menurut penuturan salah seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya, Ja memang sudah pindah ke Subang sekitar sebulan lalu atas keinginan kedua orang tuanya.
“Setahu kami, Ja sudah pindah ke Subang atas keinginan orang tuanya sebelum kasus adegan mesum ini mencuat,” tuturnya, Rabu (8/8).
Sementara LF (16), gadis cantik bertubuh bongsor itu dikabarkan telah dipindahkan ke sebuah pesantren di Jawa Timur oleh orang tuanya. Hal ini diakui oleh Kepala SMAN 1 Sindang, Drs Rustam Effendi. Rustam mengatakan, secara de jure LF memang telah diterima di SMAN 1 Sindang. Namun secara de facto, LF belum mendapatkan pendidikan di sekolahnya karena baru tiga hari ikut MOS dan langsung pindah.
Yang menarik, LF ternyata merupakan siswi yang cukup cerdas, karena ketika SMP pernah menjadi juara Olimpiade Matematika. Sementara Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Drs Nana Sudiana MPd berharap agar kasus ini tidak terlalu dibesar-besarkan. Apalagi keduanya sudah tidak tercatat sebagai siswa di Indramayu. Nana menilai, dalam kasus ini yang paling bertanggung jawab adalah orang tua siswa. Menurutnya, pergaulan anak-anak di luar sekolah sangat ditentukan oleh orang tua masing-masing. Orang tua harus mampu mengawasi anak-anak mereka ketika pulang dari sekolah.
Di tempat terpisah, praktisi fotografi dan videografi, Inang Sadewo menduga adegan mesum yang dilakukan kedua pelajar itu sengaja dilakukan oleh orang ketiga. Menurutnya, dari estetika pengambilan gambar terlihat sangat profesional dan indah. Jadi kemungkinannya kecil kalau adegan itu direkam sendiri oleh pelaku melalui HP.
“Dilihat dari hasilnya, saya sangat yakin kalau pengambilan gambar sengaja dilakukan oleh videografer dengan menggunakan alat video shooting. Sebab, kalau gambar diambil sendiri oleh pelaku pasti goyang,” tutur lelaki berambut panjang ini.
Mencuatnya kasus adegan mesum pelajar Indramayu ini membuat sejumlah sekolah di Kota Mangga langsung melakukan sweeping, terutama handphone berkamera. Seperti di SMA PGRI 2 Sindang, pihak sekolah langsung melakukan sweeping HP siswa, dan setelah dicek ternyata ditemukan sejumlah HP yang berisi adegan mesum tersebut. Saat itu juga pihak sekolah langsung menghapus adegan mesum yang tersimpan dalam HP siswa.
“Berdasarkan hasil sweeping memang ditemukan sejumlah HP yang menyimpan adegan mesum tersebut dan langsung dihapus,” terang Drs Sudalim Gymnastiar, salah seorang guru.
Polisi Siap Periksa Pelaku Mesum
Mencuatnya adegan mesum yang diduga dilakukan oleh Ja (17) dan LF (16) yang direkam melalui kamera HP (handphone), ditanggapi serius oleh jajaran Polres Indramayu. Bahkan, dalam waktu dekat ini polisi akan meminta keterangan terhadap pelaku yang mencoreng lembaga pendidikan di Kota Mangga tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Kapolres AKBP Drs Syamsudin Djanieb SH MH kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/8). Kapolres menjelaskan, selain memanggil kedua pelajar yang melakukan adegan seks suka sama suka itu, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan terhadap para pelaku yang sengaja menyebarkan gambar mesum di kalangan pelajar.
”Kami tidak akan main-main dengan kejadian ini, serta meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan para pelaku yang sengaja memperbanyak gambar adegan mesum. Sebab, apa yang dilakukannya jelas telah melanggar aturan hukum yang berlaku,” ancam mantan kapolres Ciamis ini.
Menurut Syamsudin, pihaknya mengintruksikan kepada seluruh anggota untuk segera melakukan razia terhadap peredaraan sejumlah VCD porno dan HP di kalangan pelajar, terutama yang di dalamnya terdapat gambar tidak senonoh. ”Pokoknya kami tidak akan mentolelir para pelaku yang sengaja merusak moral generasi muda,” tegas Syamsudin.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua pelajar SMA di Indramayu telah melakukan adegan mesum layaknya seperti suami istri di sebuah kamar. Dalam adegan berdurasi 3,5 menit itu, keduanya terlihat melakukan adegan seks suka sama suka atau tanpa ada paksaan sama sekali. Si cowok terlihat hanya mengenakan celana abu-abu tanpa kemeja, sementara si cewek terlihat hanya memakai rok warna biru (seragam SMP). Diduga saat kejadian, LF memang baru masuk sekolah atau masih dalam kegiatan MOS (masa orientasi siswa). Keduanya melakukan adegan mesum ini dengan diiringi musik dan lagu dari grup musik yang tengah naik daun, Kangen Band. (oet/dun) |
|
|
|